Rabu, 13 April 2016
Syukur
Kita memang diciptakan Tuhan dari latar keluarga yang berbeda-beda, dengan beragam kondisinya dari a sampai z. Jika kita berasal dari keluarga yang sederhana, jangan pernah mengeluh. Syukuri. Itu sudah ketetapan Tuhan. Jika kita merasa susah sekarang, tenang..karena itu bukanlah ending...Tuhan telah memberi kita potensi untuk berubah ke arah yang lebih baik dari segi apapun..
Jika kita merasa susah jangan pernah mengharap belas kasihan orang lain. Apalagi meminta. Seberat apapun yang kita rasakan. Berusahalah untuk menolong diri sendiri. Kita manusia punya harga diri. Lebih baik banyak memberi dari pada meminta.
Tuhan itu maha besar. Kita sudah diberi Tuhan akal. Itu sudah modal yang luar biasa. Cukup minta pada Tuhan dan gunakan akal.
Dalam hidup kita memang tidak bisa hidup sendiri. Kita pasti membutuhkan orang lain. Tapi jangan sampai hidup kita hanya untuk banyak meminta bantuan orang lain, menyusahkan orang lain, meminta atau mengharapkan sesuatu dari orang lain.
Kita manusia diciptakan oleh Tuhan dengan penciptaan yang sebaik-baiknya. Kita hidup di dunia ini karena Tuhan tau kita bisa menjadi pribadi yang luar biasa.
Jika anda sedang berada di jalan atau di tempat-tempat tertentu pasti anda pernah melihat yang namanya pengemis atau orang yang taunya hanya menengadahkan tangan. Orang seperti ini sangat tidak bersyukur terhadap hidup. Sangat tidak berterima kasih kepada Tuhan. Sebaliknya saya sangat kagum terhadap orang yang secara fisik tidak sempurna tapi bisa berkerja dan hidup mandiri.
Saya termasuk orang yang tidak suka dikasihani orang lain. Diberi orang sesuatu untuk membantu hidup saya. Karena hal itu akan membuat saya sangat merasa sebagai pecundang. Bagaimana pun keadaan saya. Saya akan hadapi itu. Karena hal itu akan melatih mental saya. Harapannya menjadi pribadi yang tangguh. Dan cukuplah Tuhan sebagai satu-satunya harapan saya. Dimana kepada-Nya akan saya curahkan semuanya.
Jika anda ingin memberi sesuatu kepada saya, atau menawarkan sesuatu jangan pikir saya sangat menyenanginya, bisa jadi itu adalah hal yang saya benci. Saya sangat senang jika saya bisa membantu orang lain. Atau ada peluang saya untuk menghabiskan beberapa waktu dari hidup saya sebagai kebaikan bagi orang lain bukan kebalikannya..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar